7 Alasan Umum Penolakan Pinjaman Pribadi

7 Alasan Umum Penolakan Pinjaman Pribadi

Pinjaman Pribadi disebut pinjaman tanpa jaminan karena Anda tidak perlu memberikan jaminan atau jaminan apa pun terhadap pinjaman tersebut. Karena alasan itu, pemberi pinjaman melalui setiap aplikasi Pinjaman Pribadi dengan sisir gigi yang halus. Jika bahkan satu faktor tidak sesuai dengan kriteria kelayakan mereka, mereka menolak aplikasi tersebut. Bank tidak akan mau mempertaruhkan uang mereka kecuali mereka menemukan semuanya 100% sempurna.
Jadi, jika aplikasi Anda ditolak, kemungkinan besar karena salah satu dari tujuh alasan umum berikut:

1. Skor Kredit Anda

Sudahkah Anda membayar EMI dan tagihan kartu kredit Anda tepat waktu? Jika ada kemungkinan Anda gagal membayar tagihan pembayaran, skor kredit Anda bisa buruk. Skor kredit rendah tidak terlihat bagus di profil keuangan Anda. Ketika rekam jejak Anda memiliki tanda negatif, bank tahu bahwa ada kemungkinan Anda gagal bayar di masa depan juga. Dengan demikian, bank mendapatkan alasan kuat untuk menolak aplikasi pinjaman Anda.
Permohonan Pinjaman Pribadi Anda dapat ditolak meskipun Anda tidak memiliki produk keuangan apa pun seperti pinjaman atau kartu kredit. Ini berarti Anda memiliki riwayat kredit yang tipis yang membuat pemberi pinjaman ragu-ragu untuk menyetujui pinjaman Anda.

2. Hutang Tinggi

Rasio utang terhadap pendapatan Anda sangat berarti bagi pemberi pinjaman. Jika Anda memiliki terlalu banyak pinjaman dan hampir 40% hingga 50% dari pendapatan Anda digunakan untuk pembayaran kembali, maka bank mungkin tidak ingin menawarkan pinjaman lagi kepada Anda. Terlalu banyak pinjaman akan membuat mereka bertanya-tanya apakah Anda akan mampu membayarnya kembali atau tidak. Pada titik tertentu, penghasilan Anda akan menjadi tidak mencukupi, dan Anda akan gagal bayar. Jadi lebih baik menyelesaikan satu atau dua pinjaman sebelum Anda mengajukan pinjaman lagi.

3. Pekerjaan yang Tidak Stabil

Jika Anda telah berganti pekerjaan setiap enam bulan, maka aplikasi pinjaman Anda kemungkinan besar akan berakhir di tumpukan penolakan. Pemberi pinjaman perlu mengetahui bahwa Anda memiliki pekerjaan yang stabil dan memiliki penghasilan tetap yang menjamin pembayaran kembali pinjaman. Tetapi jika Anda sering berganti pekerjaan, mereka tidak dapat mempercayai stabilitas Anda. Saat ini, sebagian besar bank memiliki kriteria di mana Anda harus berada dalam pekerjaan yang sama setidaknya selama satu tahun. Setiap individu yang tidak memenuhi persyaratan ini mendapatkan surat penolakan untuk aplikasi pinjaman mereka.

4. Total Penghasilan Anda

Jika apa yang Anda peroleh tidak cukup untuk membayar EMI, maka pemberi pinjaman dapat memutuskan untuk tidak memberi Anda Pinjaman Pribadi. Anda perlu memeriksa kriteria kelayakan mereka dengan benar dan mengevaluasi diri Anda sebelum mendaftar. Sebagian besar bank memiliki persyaratan pendapatan minimum yang harus Anda penuhi. Penghasilan Anda tidak boleh kurang atau sama dengan EMI Anda.

5. Detail Salah dalam Aplikasi

Terkadang semuanya bisa baik-baik saja, dan aplikasi Anda masih bisa ditolak. Alasannya bisa sesederhana informasi yang salah, dokumen yang hilang atau perbedaan dengan bukti yang Anda kirimkan. Jadi pastikan bahwa saat Anda mengisi aplikasi, Anda tidak membuat kesalahan. Periksa kembali setiap informasi dan semua bukti yang Anda serahkan ke bank.
Anda juga harus memeriksa laporan kredit Anda untuk kesalahan. Anda mungkin tidak melakukan kesalahan, tetapi terkadang insiden seperti pencurian identitas atau entri yang salah dapat menurunkan nilai kredit Anda.

6. Terlalu Banyak Penolakan

Tahukah Anda bahwa setiap pengajuan pinjaman yang Anda lakukan di catat di biro kredit? Jadi setiap kali aplikasi pinjaman Anda di tolak, itu muncul di catatan kredit Anda dan menurunkan skornya. Menerapkan terlalu banyak juga mencerminkan buruk dalam laporan kredit Anda.

7. Usia yang Tepat dan Pengalaman Kerja

Banyak bank memiliki aturan ketat mengenai usia pemohon pinjaman dan jumlah tahun kerja. Sebagian besar Anda harus memiliki pengalaman kerja total setidaknya dua tahun sebelum Anda dapat mengajukan Pinjaman Pribadi. Demikian pula, Anda harus berusia minimal 21 tahun agar memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman. Usia maksimal adalah usia pensiun dari pekerjaan atau 65 tahun.

Pinjaman