Beberapa Faktor Pengajuan Kartu Kredit Ditolak

Beberapa Faktor Pengajuan Kartu Kredit Ditolak

Faktor Pengajuan Kartu Kredit Ditolak, Pengajuan kartu kredit tidak selamanya diterima meskipun kamu sebagai orang yang mengajukan sudah punya penghasilan bulanan. Ini berarti, gaji bulanan bukanlah tolak ukur satu-satunya, melainkan ada faktor lain.

Meski kartu kredit kerap dinilai sebagai celah utang, fasilitas tersebut tetap ada manfaatnya selama digunakan untuk hal produktif. Sayangnya, pengajuannya susah-susah gampang. Ada yang berkali-kali mengajukan, tetapi berkali-kali juga ditolak.

Beberapa Faktor Pengajuan Kartu Kredit Ditolak

Terkadang dalam prosesnya, tak semua pengajuan kartu kredit nasabah akan diterima oleh bank. Bank memiliki alasan-alasan tertentu yang menyebabkan pengajuan kartu kredit nasabah ditolak. ada beberapa faktor pengajuan kartu kredit ditolak yang membuat kita tak bisa belanja nyicil.

 1. Pengecekan riwayat utang

Perlu Mom ketahui, saat pengajuan bank akan melakukan verifikasi atau pengecekan tentang kelayakan seseorang untuk memiliki kartu kredit. Satu di antara alasan kenapa pengajuan kartu kredit ditolak adalah memiliki riwayat utang yang buruk.

Dengan riwayat cicilan yang menunggak atau kredit macet ini bisa berpotensi gagal bayar jika memiliki kartu kredit. Karena itulah bank akan menghindari risiko gagal bayar tersebut.

Karena itu jika ingin mengajukan pembuatan kartu kredit, pastikan sudah menyelesaikan semua kredit yang ada. Jangan sampai mom menyisakan hutang yang membuat bank berpikir ulang ketika hendak memberikan pinjaman.

  2. Dokumen tidak lengkap

Alasan lain kartu kredit di tolak adalah dokumen yang kurang lengkap. Umumnya dokumen yang di minta saat pengajuan kartu kredit antara lain fotokopi ktp, NPWP, slip gaji dan rekening koran tiga bulan terakhir. Jika Anda kurang satu saja dokumen yang diperlukan tersebut, maka pengajuan otomatis akan ditolak.

Bank di Indonesia biasanya memberikan batas minimum penghasilan pengguna kartu kredit sebesar Rp3 juta per bulan, itupun untuk limit paling kecil. Jika ingin limit besar maka gaji kotor harus lebih dari Rp3 juta.

 3. Gaji tidak setara pengajuan limit

Alasan lain pengajuan kartu kredit di tolak juga berkaitan dengan hal ini. Pasalnya banyak calon nasabah mengajukan kartu kredit dengan limit besar padahal gaji masih terbilang standar. Pengajuan seperti ini otomatis langsung di tolak bank.

 4. Bukan pekerja tetap

Kartu kredit biasanya sangat sulit di miliki oleh mereka yang bekerja lepas dengan penghasilan tak menentu. Meski pendapatan freelancer besar, namun bank sangat selektif memilih calon nasabahnya. Namun, jika Anda merupakan pekerja lepas, mom bisa menyerahkan SPT tahunan sebagai pengganti slip gaji.

Bank akan mengecek apakah jumlah minimum pendapatan para pekerja lepas masih dalam batas aman jika di beri kartu kredit.

5. Pengajuan lebih dari satu

Alasan lainnya kenapa kartu kredit di tolak adalah jika mengajukan lebih dari satu kredit dalam satu waktu. Seseorang yang ingin mendapatkan banyak kartu kredit ada indikasi bahwa ia sedang butuh dana besar dalam waktu singkat.

Hal ini akan berpotensi menyebabkan hutang bertumpuk dan mendatangkan kredit macet. Namun Bank Indonesia memberi keleluasaan untuk setiap orang memiliki lebih dari satu kartu kredit dengan catatan penghasilan sudah berada di atas Rp10 Juta per bulan.

Selain persoalan gaji, kredibilitas perusahaan juga mengambil peran dari di tolak atau tidaknya pengajuan kartu kredit. Perbankan di Indonesia memiliki daftar perusahaan dengan reputasinya yang bersumber dari banyak pihak, terutama Bank Indonesia.

Perusahaan yang tercatat memiliki kredit macet pada Bank Indonesia, kemungkinan besar tak akan meloloskan pengajuan kartu kredit para karyawannya. Sebelum melakukan pengajuan pastikan perusahaan Anda tak pernah terbelit masalah keuangan apapun.

 6. Kredibilitas calon nasabah

Pihak bank juga akan mempertimbangkan soal kredibilitas calon nasabah. Bank bisa saja menilai bagaimana perilaku nasabah selama bekerja. Nasabah yang sering berpindah pekerjaan akan masuk dalam daftar pengajuan yang di tolak. Karena di anggap tidak memiliki pendapatan tetap untuk jangka waktu tertentu dan di nilai tidak loyal pada kewajibannya.

Nah, itulah beberapa faktor pengajuan kartu kredit di tolak. Jika pengajuan kartu kredit di tolak, Anda bisa mengupayakan untuk membuka rekening tabungan lebih dulu dengan saldo mengendap. Hal ini memudahkan pihak bank melakukan verifikasi mengenai alur kas keuangan hingga pengajuan dapat di loloskan. Namun biasanya bank akan menilai alur kas nasabah minimal dalam tiga bulan penggunaan.

Kredit